Dishub Wonogiri Usulkan Zebra Cross dan Pita Kejut di Perempatan Nangger

Tanggal Berita : 05 Nov 2019

Dishub Wonogiri Usulkan Zebra Cross dan Pita Kejut di Perempatan Nangger

Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri mengusulkan pembuatan zebra cross dan pita kejut di perempatan Nangger, Nambangan, Selogiri, Wonogiri, ke Dishub Jawa Tengah.

Kepala Dishub Wonogiri, Ismiyanto, kepada solopos.com, Senin (4/11/2019), menyampaikan di perempatan Nangger sebelumnya sudah ada warning lamp atau lampu peringatan agar pengguna jalan hati-hati saat melintas di perempatan.

Lampu itu sekaligus sebagai penanda di kawasan tersebut terdapat perempatan. Namun, infrastruktur lampu tersebut dibongkar karena lokasinya terkena proyek pelebaran jalan beberapa tahun lalu.

Dia tak memungkiri setelah jalan dilebarkan belum ada lagi pemasangan rambu atau penanda di lokasi ada perempatan oleh Dishub Jateng.

Penanda yang terpasang baru sebatas papan penunjuk jalan bahwa salah satu jalan di perempatan merupakan jalan alternatif menuju Wonogiri melalui Desa Sendang Ijo dan Alas Kethu.

Dia sependapat dengan warga yang memberi masukan perlu dibuat zebra cross di perempatan Nangger. Menurut Ismiyanto hal itu penting selain sebagai tempat penyeberangan jalan bagi pejalan kaki juga bisa sebagai penanda bahwa di kawasan itu terdapat perempatan.

“Jalan raya Sukoharjo-Wonogiri merupakan jalan provinsi, jadi kami mengusulkannya kepada Dishub Jateng. Memang perempatan Nangger bisa dikatakan lokasi rawan [menimbulkan kecelakaan]. Saya setiap hari lewat di situ. Saya sering minta sopir agar mengurangi kecepatan kalau pas lewat. Kalau yang jarang lewat mungkin enggak tahu di situ ada perempatan, karena belum ada penanda khusus. Jadi pengguna jalan melaju kencang, terlebih jalan rayanya lebar dan halus,” kata Ismiyanto saat dihubungi solopos.com.

Dia menginformasikan tak jauh dari perempatan Nangger terdapat lokasi rawan lainnya, yakni persimpangan patung Nambangan. Dishub Jateng sebelumnya sudah memastikan bakal memasang traffic light atau lampu rambu lalu lintas di persimpangan tersebut.

Namun, saat realisasi otoritas Dishub Jateng memindahkan pemasangannya ke persimpangan Purwantoro. Oleh karena itu Ismiyanto akan mengusulkan ulang pemasangan traffic light di persimpangan patung macan.

“Kalau di persimpangan patung macan ada traffic light, kendaraan dari arah Sukoharjo maupun Wonogiri bakal mengurangi kecepatan, atau setidaknya lebih berhati-hati,” imbuh Ismiyanto.

Warga Sendang Ijo, Lasimin, 69, menginformasikan kerap terjadi kecelakaan lalu lintas di perempatan Nangger. Mayoritas kecelakaan melibatkan kendaraan yang melintas di jalan raya dengan penyeberang jalan, baik kendaraan maupun pejalan kaki.

Kejadian terakhir, warga Sendang Ijo yang menyeberang jalan tertabrak bus, 27 November lalu. Akibatnya, penyeberang jalan meninggal dunia di lokasi kejadian.

 

Sumber : https://www.solopos.com



Penulis : Dishub Kab Wonogiri
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Gallery Foto

llasdp.jpgllasdp2.jpgGiat_penggeseran_dermaga_ponton.jpgApel_Gelar_Pasukan_Ops_Lilin_Candi_2020.jpgGiat_penggeseran_dermaga_ponton_2.jpgPenutupan_Diklat_Pemberdayaan_Masyarakat.jpg
Lihat Semua Foto

Video

Lihat Semua Video

Temukan juga kami di

Ikuti kami di Facebook, Twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Kepala Dinas

ISMIYANTO, S.H., M.H.

Polling

Bagaimana menurut anda tentang penyampaian informasi di website ini?
  Sudah sesuai harapan
  Cukup sesuai harapan
  Belum sesuai harapan

Statistik Pengunjung

Hari Ini : 16 pengunjung
Bulan Ini : 5726 pengunjung
Total: 157179 pengunjung
 
Hits Hari Ini : 115 kunjungan
Total Hits : 552341 kunjungan
 
Sedang Online : 14 pengunjung