INFORMASI TERKINI BAGI PEMAKAI JALAN YANG MELINTASI JEMBATAN JURANG GEMPAL WONOGIRI

Tanggal Berita : 28 Agu 2019

INFORMASI TERKINI BAGI PEMAKAI JALAN YANG MELINTASI JEMBATAN JURANG GEMPAL WONOGIRI

WONOGIRI – Jembatan Jurang Gempal Selatan di Pokoh, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri mulai ditutup, Selasa (27/8). Jembatan tersebut ditutup karena lantainya akan dibongkar lalu dibangun kembali. Untuk sementara, lalu lintas kendaraan hanya mengandalkan Jembatan Jurang Gempal Utara yang berada tepat di sebelahnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Wonogiri Ismiyanto mengatakan, proyek perbaikan dijadwalkan selesai hingga akhir Desember mendatang. “Tetapi dari pihak pelaksana kegiatan dan Bina Marga Provinsi Jateng menargetkan jembatan itu sudah bisa dilewati sekitar akhir November mendatang. Mudah-mudahan akhir November sudah selesai,” katanya, Rabu (28/8).

Dia menerangkan, karena hanya mengandalkan Jembatan Jurang Gempal Utara, lalu lintas akan sangat padat ketika memasuki waktu berangkat dan pulang sekolah. Oleh karenanya, Dishub akan menempatkan petugas di jam-jam sibuk.

Selain itu, pihaknya akan menambah rambu-rambu lalu lintas di sekitar Jembatan Jurang Gempal. Adapun jalur alternatif disiapkan. Yakni Jalan Lingkar Kota yang melewati Pokoh Kidul-Pencil. “Tapi sampai saat ini lalu lintas di jembatan Jurang Gempal masih aman,” terangnya.

 

Pengalihan Arus Kendaraan

Sebelumnya, Sartono, Staf Tehnik I Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng menerangkan, jembatan tersebut ditutup sementara karena ada proyek perbaikan lantai jembatan. Arus lalu lintas dialihkan ke Jembatan Jurang Gempal Utara yang tepat berada di sebelahnya. “Jembatan Jurang Gempal sebelah utara yang tadinya hanya satu arah, nantinya akan menjadi dua arah,” terangnya.

Perbaikan jembatan dilakukan dengan membongkar kemudian membangun kembali pelat lantai jembatan. Pelat jembatan sering rusak karena beban muatan kendaraan yang lewat semakin berat dari tahun ke tahun. Alhasil, beberapa titik lantai di jembatan tersebut sering mengalami kerusakan.

“Dulu, muatan yang lewat tidak sebanyak sekarang, sehingga pelat yang dipakai tipis. Tapi sekarang semakin banyak kendaraan bermuatan berat. Karena itu pelat lantai jembatan harus diperkuat agar lantainya tidak mudah rusak,” ujarnya.

Kebutuhan biaya untuk memperbaiki lantai jembatan itu berkisar Rp 3 miliar. Pekerjaan dilakukan dengan membongkar kemudian membangun kembali lantai jembatan. Adapun gelagar jembatan tidak ikut dibongkar. Selama diperbaiki, jembatan itu terpaksa ditutup. Proyek dijadwalkan selesai 31 Desember mendatang. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun


Sumber : https://suaramerdekasolo.com



Penulis : Dishub Kab Wonogiri
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Gallery Foto Terbaru

IMG-20190822-WA0019.jpgIMG-20190822-WA0011.jpgIMG-20190823-WA0006.jpgIMG-20190823-WA0008.jpgIMG-20190823-WA0010.jpgIMG-20190723-WA0048.jpg
Lihat Semua Foto

Video Terbaru

Lihat Semua Video

Temukan juga kami di

Ikuti kami di Facebook, Twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Kepala Dinas Perhubungan

ISMIYANTO, S.H., M.H.

Twitter Dishub Kab. Wonogiri

Facebook Dishub Kab. Wonogiri

Polling

Bagaimana menurut anda tentang penyampaian informasi di website ini?
  Sudah sesuai harapan
  Cukup sesuai harapan
  Belum sesuai harapan

Statistik Pengunjung

Hari Ini : 71 pengunjung
Bulan Ini : 2751 pengunjung
Total: 65029 pengunjung
 
Hits Hari Ini : 182 kunjungan
Total Hits : 196405 kunjungan
 
Sedang Online : 21 pengunjung